Life

Suasana Ramadhanku

Kesempatan menulis pun datang lagi setelah 1
bulan saya berhenti untuk menulis di bulan ramadhan. Entah apa sebenarnya yang membuat saya tidak ingin menulis. Dan alasan yang paling simple untuk saya utarakan adalah karena saya memiliki masalah dalam keuangan sehingga membuat saya benar-benar berhemat dalam membeli pulsa handphone maupun pulsa internetan…hehehe (maklum masih mahasiswa, jadi gitu alasannya)

Bahkan di bulan suci ramadhan selera makan saya benar-benar ikutan berpuasa, tidak percaya? Loh kog bisa? Ya bisalah, secara saya mengambil kesimpulan dari ceramah-ceramah sebelum ramadhan, dan juga pengalaman-pengalaman sebelumnya, yaitu bila kekeyangan membuat semua kegiatan menjadi malas. Nah kesimpulan saya itulah membuat saya benar-benar harus berpuasa beneran, mulai dari tidak makan dan minum, juga menahan seluruh hawa nafsu, menonton televisi hanya acara bermakna seperti mozaik ramadhan yang ditayangkan di transtv dan malamnya diikuti dengan ibadah sunat tarawih dan witir.

Selama ramadhan, saya hanya membeli bukaan yang saya inginkan hanya 3 kali yaitu kelapa muda. Dan saya membelinya di pasar inpres saat saya membeli kebutuhan pokok lainnya, dan selanjutnya makanan bukaan yang lain saya masak bersama kakak saya. Ya, walaupun adik, abang, dan kakak saya juga membeli makanan kesukaan mereka saya ikutan coba. Namun, ternyata selera makan saya hilang sampai di 15 ramadhan. Untuk bukaan puasa, saya hanya minum air putih dan air teh hangat masing-masing satu gelas, dan selanjutnya mengambil wudhu untuk mempersiapkan salat maghrib dan salat sunat sesudah maghrib, lalu membaca Al-Quran beberapa ayat beserta artinya.

Selanjutnya saya makan kue, lalu gosok gigi dan berangkat ke mesjid islamic centre kota lhokseumawe untuk salat wajib isya serta salat sunat tarawih dan witir agar ibadah puasa tahun ini lebih afdhal. Dan ternyata Alhamdulillah selama berbuka puasa dengan makanan ala kadarnya membuat saya dalam beribadah lebih khusyuk dan tidak membuat malas. Selanjutnya setelah pulang
dari mesjid pukul 22.20 wib saya menyantap makanan malam saya, Alhamdulillah.

Bicara tentang sahur ternyata selera makan saya masih sama, sahur hanya bangun, dan minum air. Nah mana makanannya? Hahahaha lagi-lagi dengan alasan yang sama tidak ada selera makan. Dan alangkah terkejutnya saya berat badan saya turun 6 kg hingga 8 kg. Dari 56 kg menjadi 50 kg hingga yang paling dramatis adalah menjadi 48 kg.

Namun hal itu membuat saya tidak terlalu memikirkannya. Hingga pengalaman tidak enak datang, yaitu ketika saya jatuh dari sepeda motor mio bersama sahabat saya (Amalia) di daerah Batuphat dan membuat saya pingsan sehingga harus dibawa ke UGD RS Arun. Dan saya tidak ada luka serius namun kaki kiri saya harus di urut karena terjadi pergeseran. Sedangkan sahabat saya mengalami luka lecet di bagian pahanya.

Dari kejadian ini membuat saya berfikir bahwa rentannya fisik saya, oleh karena itu saya mengambil sikap, suka tidak suka harus makan sahur dan memperbanyak minum air putih hangat serta buah-buahan. Dan selanjutnya puasa 30 hari saya berjalan dengan lancar, walaupun batal di hari terjadinya insiden tersebut.

Ada yang komplain nggak? Mas, puasa tahun ini 29 hari lo? Tu kan ada yang komplain. Menurut MUI
puasa di mulai hari rabu tanggal 10 Juli, sedangkan saya memulai puasa tanggal 9 Juli. Dan hal itu biasa terjadi yang pentingkan semangatnya itu lho. Apalagi lebaran tahun ini hampir serentak di seluruh Indonesia. Selamat Lebaran, mohon maaf lahir bathin ya, bila saya (Azhariscm) ada salah kata, maklum saja selama ini saya ada sedikit aktivitas menulis di blog ini.
Wassalam

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s