Ragam

Lupa Dengan Janji

Lupa adalah kalimat yang sering kita ucapkan ketika kita tidak mengingat sesuatu, dengan nada perlahan saat pengucapannya. Kadangkala kita mengatakan kata lupa dengan nada keras ketika kita sedang marah. Kata lupa identik dengan kata-kata yang mudah kita ucapkan apabila dihadapkan dengan keadaan yang mendesak. Pengalaman kita saat sekolah misalnya ketika tidak membawa buku atau tidak mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru, maka untuk mencari alasan kita pun dengan mudah mengatakan “maaf bu! Saya lupa. Itulah alasan yang mudah kita katakan tidak hanya saya, maupun anda-anda sekalian.

Bicara dengan lupa begitu banyak orang yang bisa mengatakan lupa dan kadangkala membuat lupa menjadi sebuah wahana untuk  lupa-lupaan dalam kehidupan sehari-hari. Lihat dan saksikan saja berapa banyak pejabat kita yang menjadi lupa. Saat para wakil rakyat Itu mengucapkan janji-janji ketika masa kampanye. Dengan berbagai janji mereka hujani kepada rakyat, dan tanpa mengenal garis pemisah antara elit politik dan rakyat biasa. Namun, entah dimana janji-janji itu.

Minggu ini merupakan saat-saat penting bagi seluruh rakyat Indonesia, terutama yang berasal dari kalangan bawah. Ya, pemerintah akan menaikkan harga bbm. Di kota-kota besar mahasiswa dan rakyat biasa mulai menggencarkan serangan kata-kata dan aksi agar para wakil rakyat yang duduk di gedung MPR tidak mensahkan kenaikan harga bbm. Di lain pihak, pemerintah meluncurkan program bantuan untuk rakyat miskin agar masyarakat menyetujui kenaikan harga bbm. Namun, masyarakat tetap menolak kenaikan harga bbm ini.


Dan akhirnya kenaikan harga bbm tetap terjadi setelah disahkannya hasil rapat tentang kenaikan harga bbm. Dengan naiknya harga bbm maka naik pula harga barang-barang yang lain, begitu juga dengan biaya transportasi yang juga ikut naik. Tidak hanya itu dampak yang lain juga akan mengikuti dari naiknya harga bbm ini. Ibu rumah tangga akan bingung bagaimana membelanjakan uang untuk keperluan sehari-hari agar dapur di rumahnya tetap berasap. Selain itu, uang jajan bagi anak-anak ke sekolah juga ikut ditambahkan karena biaya transportasi dan harga makanan juga naik.

Saat ini, sebagai rakyat kita hanya bisa  mencari cara agar kebutuhan sehari-hari bisa dipenuhi. Yang pasti dengan cara halal, bukan dengan cara-cara jalan pintas. Ketika kita sibuk mencari cara agar kebutuhan bisa terpenuhi maka anggota Dewan pun sibuk agar dana yang mereka sahkan ke berbagai proyek bisa juga mengalir ke kantong mereka. Namun, tidak semua anggota dewan seperti itu, ada juga yang perduli kepada rakyat namun yang peduli kepada rakyat mereka kalah suara.

Kini, setiap hari di media membicarakan topik tentang kenaikan harga bbm serta aksi penolakan yang dilakukan di berbagai kota.

Advertisements

4 thoughts on “Lupa Dengan Janji

    1. iya bang, di saat di ats lupa dengan nasib org bawah.Begitulah kelakuan beberapa anggota dewan yang mewakili kita. Sabtu (22/05/2013) akhirnya harga bbm benar-benar naik, jdi kita hanya bisa mengikuti pola roda perekonomian yang berjalan selanjutnya…
      klo melihat kenyataan hari ini jadi teringat tulisan-tulisan di buku yg ditulis oleh
      orang Aceh Taufik Al-Mubarak dengan judul bukunya Aceh Pungo…

    1. menurut saya kebanyakan Palsu, hanya janji-janji saja.
      Banyak yg mewakili kita hanya sebagian yg benar-benar membela rakyat, namun mereka kalah dengan wakil-wakil lain yg hanya membela demi kepentingan politik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s