Life

Tidak Perlu Coret-coret Baju

Hari ini (24/05/2013) seluruh siswa SMU/sederajat merayakan hari kelulusan sekolah setelah mengikuti Ujian Nasional atau sering disingkat UN. Hari kelulusan merupakan hari yang ditunggu oleh siswa-siswi SMU/sederajat. Saat saya menonton acara televisi hari ini di stasiun Televisi swasta banyak yang memberitakan tentang UN dan kelulusannya. Melihat hal itu cukup ironis melihat dan mengetahui bahwa tahun ini jumlah siswa-siswi yang tidak lulus UN kategori SMA/sederajat di Aceh dan Papua adalah provinsi yang paling banyak siswa-siswi tidak lulus UN.

Melihat hal itu saya pun memikirkan tentang nasib adik saya. Pagi pukul 10.00 wib, dia mengabarkan dia ingin pulang ke Lhokseumawe untuk melihat hasil UN

setelah urusannya di Banda Aceh Ibukota provinsi Aceh itu selesai. Maklum saja dia ingin melanjutkan studinya di salah satu Perguruan Tinggi di sana. Saya pun memberikan izin kepadanya untuk kembali ke Lhokseumawe agar bisa berkumpul dengan teman-teman sekolahnya untuk merayakan hari kelulusan sekolahnya.
##

Pukul 17.45 wib, handphone saya berbunyi dengan ringtone dari Adele dengan judul Set Fire To The Rain yang merupakan lagu kesukaan saya saat ini. “Kog jadi bicarakan tentang lagu ya?”. Oke kembali ke topik UN. Ternyata itu merupakan panggilan dari adik saya. Saat itu saya sedang tidur, dan saya pun terbangun dari tidur saya. Ketika saya hendak menjawab panggilan darinya namun panggilannya berakhir. Saya pun mengirimkan sebuah sms, “call ak lgi”. Dan handphone saya pun berbunyi lagi, dan kali ini saya pun menjawabnya.

Ternyata adik saya ingin bertanya kepada saya bisa nggak kalau dia ingin coret baju karena lulus, dan dia ingin meminta pendapat saya. Jadi adik harus gitu kali ya, hejejeje. Dengan pertanyaan yang diberikan olehnya saya pun langsung menjawabnya ” terserah kamu sih, tapi kalau bisa jangan. Aku tahu kamu cuma ingin ikutan aja. Kalau kamu nggak ikutan coret-coret pun kamu udah lulus UN, trus baju Smu itu bisa kita sumbangkan sama yang lain. Baju SMU aku dulu aja nggak ak coret jadi bisa kasih untuk yang lain”. Begitulah jawaban yang saya katakan kepadanya. Dan adik saya pun berkata ” oke deh, aku gak ikutan coret-coret cuma jalan-jalan aja ma orang ne”. Dan pembicaraan saya pun berakhir setelah adik saya memberikan jawabannya.

Terus terang saya senang mendengar jawabannya karena adik saya sudah semakin lebih dewasa, selain itu saya senang karena dia lulus Ujian akhir yang menjadi momok menakutkan bagi sebagian siswa-siswi. Tapi gembira hati saya adalah bahwa dia bersyukur atas kelulusannya, selain itu dia sadar bahwa budaya coret baju dengan menyemprot cat ke baju merupakan budaya yang tidak baik. Dan saya bangga dia tidak melakukan hal itu hari ini. Karena saya dan dia tahu bahwa kami sekolah penuh dengan perjuangan dari awal hingga hari ini ketika dia lulus. Dan itu tidak hanya berhenti di hari ini, namun untuk ke depannya lagi masih panjang perjananan yang harus kami lalui.

Jadi untuk menutup sedikit tulisan saya hari ini, selamat kepada siswa-siswi SMU/Sederajat atas kelulusannya.

Advertisements

2 thoughts on “Tidak Perlu Coret-coret Baju

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s