Ragam

Suasana Saat Pulang Dengan Bus Mahasiswa

Lhokseumawe – Bila saya telah menceritakan tentang pengalaman pertama pergi ke kampus dengan bus mahasiswa, maka kalin ini saya ingin menceritakan cerita singkat tentang hari kedua saya pulang dengan bus mahasiwa. Hari jumat (01/03/2013) untuk kedua kalinya saya pergi dan pulang dengan bus mahasiswa Unimal. Begitu yang saya inginkan untuk seterusnya karena lebih santai dalam perjalanan ke kampus dan lebih aman yang pastinya. Namun, untuk pergi dan pulang dengan bus mahasiswa yang pastinya harus tepat waktu. Agar tidak terlambat, sehingga tidak mengganggu jadwal perkuliahan.

Sebagai transportasi massal yang memberikan kemudahan bagi mahasiswa, saya melihat terjadi keakraban antar pengemudi dan mahasiswa. Hal itu terbukti ketika pengemudi menghidupkan lagu-lagu dengan flash disk yang telah berisi lagu-lagu pilihan sang pengemudi, namun seorang mahasiswa dengan bercanda mengatakan “hai bang, neu peu hudep radio menteng pakeun bah mangat ta dinge bacut” ucap seorang mahasiswi. Apabila diartikan dengan bahasa Indonesia yaitu ” Hai bang, hidupkan saja radionya kenapa biar enak kita dengar sedikit. Lalu pengembudi bus mematikan lagu dalam flash disk tersebut dan segera menghidupkan radio seperti yang diinginkan oleh mahasiswi tersebut. Baru saya sadari bahwa mungkin saja mahasiswa-mahasiswa ini semua telah terbiasa pergi dan berangkat dengan bus jadi wajar saja mereka biasa bincang-bincang dan bercanda sewajarnya dengan pengemudi bus mahasiswa Universitas Malikussaleh ini.

Waktu menunjukkan pukul 11.30 wib, lagu-lagu di radio masih bergenre remaja dan percintaan, sehingga saya dan mahasiswa lainnya ikut menyanyikan sebuah lagu yang dibawakan oleh Armada Band yang berjudul Mabuk Cinta. Siapa yang tidak tahu lagu ini, lagu ini pernah bertengger di posisi 1 beberapa acara musik di stasiun swasta. Lalu diikuti dengan lagu lainnya, hingga tibalah sebuah iklan radio yang bersifat pemberitahuan akan diadakannya sebuah seminar di Islami Centre Kota Lhokseumawe. Seperti yang diketahui Islamic centre merupakan Pusat Peradaban Islam serta menjadi landmark kota Lhokseumawe. Dengan durasi iklan hingga memakan waktu 1 menit lebih yang pastinya hampir materi iklan telah disampaikan dengan sangat jelas. Mendengar iklan saya pun ingin mengambil dalam acara seminar itu dengan ikut serta yang pastinya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s