Info

Televisi

TV atau lebih dikenal televisi adalah sebuah tabung yang diisi dengan katoda dan anoda. Namun sekarang televisi bukan sebuah tabung petak, bahkan lebih daripada itu. Saat ini, televisi diisi oleh berbagai macam merk serta bentuk dari televisi itu sendiri.

Saat ini televisi bukan hanya menjadi sebuah media untuk melihat acara tayangan yang selalu diisi oleh berbagai program dunia yang tayang 1hari 24 jam, 7 hari seminggu, dan 12 bulan pertahun. Melainkan lebih daripadanya yaitu sebagai suatu benda yang dipajang dan dijadikan objek untuk mempercantik ruangan. Jadi tidak ada televisi di rumah maka jangan harap rumah tersebut akan tampak ramai, tetapi sunyi.

Di awal tahun 90-an masih terbayang di ingatan saya ketika saya berumur 6-7 tahun begitu mempesonanya sebuah benda yang berbentuk petak tersebut. Setiap minggu pagi saya dan teman-teman sebaya yang masih kanak-kanak duduk tenang di hadapan sebuah televisi demi menyaksikan program si unyil di TVRI. Untuk dapat menyaksikan acara tersebut maka kami harus datang dengan baju yang rapi, memakai bedak, dan tentunya telah mandi di rumah tetangga. Dari sekian banyak rumah-rumah maka rumah yang memiliki televisi bisa dihitung dengan jari. Sungguh fenomena yang sangat sulit dilupakan. Untuk datang kerumah tetangga saja kita harus datang lebih awal agar dapat tempat duduk karena apabila terlambat datang maka hanya bisa berdiri dari luar ataupun hanya melihat dari samping jendela.

Cerita lainnya ketika di penghujung akhir 90-an ada yang berbeda lagi. Mulai yang banyak memiliki televisi namun hal itu tidak mempengaruhi banyak kehidupan anak-anak yang berusia 7 hingga 12 tahun. Karena saat itu, kami bukan lagi melihat tayangan unyil  melainkan melihat film kartun yang terdapat di beberapa stasiun tv swasta untuk menyaksikan doraemon, dragon ball, power ranger, astro boy, jiban, satria baja hitam, super one, pasukan turbo hingga film lainnya.

Ada beberapa hal yang belum berubah yaitu tetap datang kerumah tetangga dan datang dalam keadaan bersih serta datang lebih awal. Namun, yang berbeda yaitu hampir semua rumah memiliki televisi akan tetapi tidak semua rumah memiliki digital parabola. Dan hingga di awal abad milenium parabola pun harus diganti dengan DVB atau lebih dikenal digital video broadcasting. Selanjutnya di tahun 2004 pun kita di manjakan dengan tv berlangganan.

Bukan itu saja televisi pun mulai berubah menjadi bentuk yang semakin wah hanya berupa LCD, selanjutnya berubah menjadi tv3 dimensi. Dan saat ini pun televisi pun berubah dari sekedar media menyaksikan tayangan yang ada menjadi televisi yang dilengkapi dengan media internet dengan di lengkapi gadget skype, angry bird, dan lainnya.

Mungkin untuk beberapa tahun mendatang kita akan melihat televisi dari sebuah jam tangan ataupun dari sebuah benda kecil sperti mouse yang hanya perlu disentuh maka tayangan tv pun muncul. Bukankah ide manusia itu selalu berkembang? Jadi tidak tertutup melihat televisi dengan berbagai variasi dan bentuk yang serba unik….

Advertisements

2 thoughts on “Televisi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s